SMPN 55 Surabaya berkomitmen tidak hanya mengembangkan kecerdasan akademik siswa, tetapi juga kecerdasan spiritual. Salah satu program unggulan dalam rangka mewujudkan komitmen ini adalah kegiatan belajar membaca Al-Quran yang dilaksanakan secara rutin dengan menggunakan metode baca-simak dan Baca Tulis Quran (BTQ). Program ini dirancang khusus untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran siswa dan memberantas buta huruf Arab di kalangan mereka.
Metode baca-simak ini diperuntukkan bagi siswa kelas 7 dan 8. Dalam metode ini, siswa diajak untuk mendengarkan bacaan Al-Quran yang dilantunkan oleh tutor sebaya mereka. Proses ini tidak hanya melibatkan mendengarkan, tetapi juga menirukan bacaan tersebut, sehingga siswa dapat memperbaiki tajwid dan kefasihan dalam membaca Al-Quran. Pengulangan dan koreksi bacaan secara langsung membantu siswa dalam memahami dan menghafal ayat-ayat suci dengan lebih baik.
Untuk siswa kelas 9, program BTQ diwajibkan sebagai bagian dari kurikulum kerohanian mereka. Dalam BTQ, siswa tidak hanya belajar membaca tetapi juga menulis ayat-ayat Al-Quran. Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap siswa kelas 9 mampu membaca dan menulis huruf Arab dengan baik dan benar. Kegiatan ini didesain untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang Al-Quran dan mengembangkan kemampuan literasi mereka dalam bahasa Arab.
Sebanyak 26 siswa telah dipilih untuk menjadi tutor sebaya dalam program ini. Para tutor sebaya ini dipilih berdasarkan kemampuan mereka yang baik dalam membaca dan menulis Al-Quran, serta kemampuan mereka dalam membimbing teman-temannya. Tutor sebaya memainkan peran yang sangat penting dalam keberhasilan program ini. Mereka tidak hanya memberikan contoh bacaan yang benar, tetapi juga memberikan dukungan moral dan motivasi kepada siswa lain. Interaksi yang intensif antara siswa dan tutor sebaya diharapkan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan efektif.
Kegiatan belajar membaca Al-Quran ini dijadwalkan setiap hari Jumat pada jam ke-7. Dengan waktu yang telah ditentukan secara rutin, siswa diharapkan dapat terus berlatih dan meningkatkan kemampuan mereka dari waktu ke waktu. Pelaksanaan yang konsisten ini diharapkan dapat menanamkan kebiasaan baik dalam membaca Al-Quran.
Tujuan utama dari program ini adalah untuk memberantas buta huruf Arab di kalangan siswa SMPN 55 Surabaya. Dengan keterampilan membaca dan menulis Al-Quran yang baik, siswa diharapkan dapat memahami makna dan isi dari Al-Quran dengan lebih baik, serta mengaplikasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.
Anjar Munawarah, M.Pd., selaku anggota Koordinator Imtaq SMPN 55 Surabaya, menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas religius dan moral siswa. “Kami ingin setiap siswa tidak hanya pandai dalam akademik, tetapi juga memiliki kecerdasan spiritual yang kuat. Program ini adalah salah satu cara kami untuk mencapainya,” ujarnya.
Nur Diana Dewi, S.Pd., Kepala SMPN 55 Surabaya, juga menambahkan bahwa melalui kegiatan rutin ini, diharapkan siswa dapat lebih dekat dengan Al-Quran dan nilai-nilai yang diajarkan. “Kami berharap program ini dapat membentuk karakter siswa yang lebih baik, menjadikan mereka generasi yang berakhlak mulia dan berprestasi,” kata beliau.
Dengan semangat dan komitmen yang kuat dari seluruh Tenaga dan Pendidik SMPN 55 Surabaya, program kegiatan kerohanian ini diharapkan dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi seluruh siswa.